BRAWIJAYA SMART SCHOOL

Jl.Cipayung No 8-10 Malang

SMP BSS Raih Radar Malang Awards 2018

 

MALANG KOTA – Grand final Radar Malang Award (RMA) 2018 menjadi ajang bergengsi untuk menentukan tokoh-tokoh dan brand-brand terbaik di Malang Raya. Dalam penganugerahan yang digelar di Hotel Aria Gajayana, Kamis (29/3) itu, Radar Malang mengumumkan sejumlah brand yang berhasi menjadi yang terbaik dalam RMA 2018.

Terlihat para tamu undangan duduk dengan tenang mengikuti sesi tiap sesi acara. Dengan sebagian besar tamu mengenakan baju batik itu terlihat asyik mendengarkan lagu-lagu dari Iwan Fals di sela break.

Menurut Project Officer Radar Malang Award, Bachtir Eko Saputro, dari hasil penilaian tim juri, kategori tokoh inspiratif yang terdiri dari kategori lingkungan dimenangkan oleh Saptoyo konservator mangrove. Kategori kesehatan disabet oleh dr. Canggih yang mendirikan pengobatan gratis untuk pasien miskin.

Kemudian kategori pariwisata diraih oleh Udi Hardoko penggagas Kafe Sawah Desa Pujon Kidul, kategori pendidikan oleh Dikko Yudha Hidayat, pendiri sekolah alam Rabbani. ”Untuk kategori pemberdayaan ekonomi pemenagnya adalah Mike Ragnar, owner Burger Buto yang memberdayakan 13 difabel di kedainya,” terang Bachtiar.

Bachtiar melanjutkan, di kategori olahraga pemenagnya Elga Karisma atlet sepeda BMX yang telah menyabet sejumlah kejuaraan termasuk tingkat Asia. Kategori Favorite Brand yang terdiri dari gadget store pemenangnya Meteor Cell, kategori toko bangunan pemenangnya Bangun Indah Graha.
Berikunya untuk, bus pariwisata dimenangkan oleh Medali Emas. Kategori salon kecantikan dimenangkan Profira, kategori salon oleh Suzan Bridal. Berikunya kategori otomotif oleh Toyota Kartikasari. Sementara untuk kategori rumah sakit disabet RS Lavellete.

Kategori guest house dan hotel yang terdiri dari guest house oleh de Corner, hotel bintang 3 diraih Gajah Mada Hotel, hotel bintang 4 The 101 OJ Hotel.

Untuk kategori kuliner terdiri dari street food oleh Cincau Story, kategori cake & bakery oleh Bread Story. Ketagori oleh-oleh diraih Queen Apple, dan kategori Foreigner Food adalah Pupuk Bawang. Sedangkan kategori cafe oleh Arbanat Café dan kategori traditional food disabet oleh Taman Indie Resto.

Kategori berikutnya adalah property. Menurut Bachtiar, kategori property terbagi dalam propersti yang lahannya 0-5 Ha. Untuk kategori 0-5 Ha diraih Permata Royal Garden. ”Kemudian kategori, 5-10 Ha oleh Batu Panorama, dan kategori di atas 10 Ha pemenangnya adalah Araya,” ujar Bachtiar.

Sedangkan kategori pendidikan yang terdiri dari PAUD swasta pemenangnya My Little Island, SMP swasta oleh SMP Brawijaya Smart School, SMA/SMK swasta oleh SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, PTS (perguruan tinggi swasta) oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).


Radar Malang – Jumat, 30 Maret 2018